Home » » Pasar Motor Sport di Jawa Barat Tumbuh 50%

Pasar Motor Sport di Jawa Barat Tumbuh 50%

Written By Unknown on Tuesday, 19 March 2013 | 17:32

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

INILAH, Bandung – Pertumbuhan pasar motor sport di Jawa Barat cukup menggembirakan. Dalam tiga tahun, pertumbuhannya mencapai 50%, dari sebelumnya 10% terhadap pasar motor keseluruhan, kini berada di angka 15%.

"Segmen ini cukup besar dan permintaannya setiap tahun terus bertambah," ujar Manager Sales and Marketing PT Daya Adicipta Motor (DAM), main dealer Honda, Wiriadi Sucipto seusai acara 'Semarak Festival Verza 150' di Bandung, beberapa waktu lalu.

Karena pertumbuhan pasar itu pulalah, Honda serius menggarap motor sport ini. Setelah satu bulan lalu mereka mengeluarkan CB 150, kini Honda mengeluarkan Verza 150 dengan harga yang jauh lebih murah. Verza diperuntukkan bagi pencinta sport low.

Wiriadi mengatakan, dalam dua bulan ke depan, pihaknya menargetkan penjualan Honda Verza 150 sebanyak 1.000 unit per bulan. Namun mulai April 2013, target penjualan Honda Verza 150 mencapai 2.000 unit per bulan.

"Secara volume, Verza 150 menyumbang 30% dari pasar motor sport di Honda yang mencapai 6.000 unit per bulan. Jumlah itu menduduki peringkat kedua, setelah CB 150 yang berkontribusi sebanyak 35%. Sisanya diduduki Tiger, Megapro, dan lainnya," terang Wiriadi.

Selama Februari, saat produk Verza 150 baru keluar di Indonesia, penjualannya mencapai 650 unit. Ini membuktikan, peminat motor ini cukup banyak. Terlebih, Verza 150 bermain di kelasnya sendiri alias tak punya lawan di merek lain.

Honda Verza 150 dipasarkan dengan harga Rp16,1 juta untuk tipe spoke wheel dan Rp16,95 juta untuk tipe cast wheel.

Sementara itu, terkait pembatasan down payment (DP) atau uang muka syariah pada April 2013, Wiriadi mengaku, pengaruhnya pasti ada. Namun seberapa besar pengaruhnya, baru akan terlihat setelah dua bulan aturan itu diberlakukan.

Meski demikian, Wiriadi mengaku tak terlalu khawatir. Karena di tengah pembatasan DP sebesar 20%, kondisi ekonomi makro Indonesia khususnya Jawa Barat terbilang bagus. Hal itu akan meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga DP 20% tidak menjadi masalah untuk masyarakat.

"Sebanyak 50% pelanggan kami memang menggunakan syariah. Secara kasatmata itu pasti terganggu. Tapi, di sejumlah daerah sudah memasuki masa panen dan masyarakat pun sudah terdidik dengan DP 20%. Karena dengan DP yang besar, otomatis beban masyarakat untuk mencicil lebih sedikit," beber Wirianto.[den]

20 Mar, 2013


-
Source: http://www.inilahkoran.com/read/detail/1969424/pasar-motor-sport-di-jawa-barat-tumbuh-50
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
Related Articles


0 comments:

Post a Comment

 
Support : blogger.com | google.com | youtube.com
Copyright © 2013. Blogger Dalam Berita - All Rights Reserved
Template Created by google Published by google
Proudly powered by Blogger