Home » » Nasib Tak Jelas, Persema Ancam Tinggalkan IPL

Nasib Tak Jelas, Persema Ancam Tinggalkan IPL

Written By Unknown on Tuesday, 19 March 2013 | 16:11

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

INILAH.COM, Malang - Persema Malang berniat berhenti berkompetisi di Liga Primer Indonesia (IPL) setelah melihat keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 2013 soal unifikasi liga.

Dalam poin keputusan KLB di Hotel Borobudur, Minggu (17/3/13) soal unifikasi liga dijelaskan bahwa Liga Super Indonesia (ISL) dan IPL akan bersatu pada musim depan. Sebanyak 18 klub dari ISL akan digabung dengan empat klub terbaik dari IPL sesuai klasemen akhir musim ini.

Namun, klub-klub IPL yang bemasalah, seperti dilanda dualisme dan terkena sanksi, dipastikan tidak dapat menembus liga unifikasi nanti. Terkait hasil ini, asisten manajer Persema, Dito Arief, meminta penjelasan kepada PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku pengelola IPL.

"Jika empat klub yang akan ikut kompetisi musim depan itu sudah ada kepastian dan Persema tidak termasuk di dalamnya, maka secara otomatis Persema akan berhenti dari kompetisi LPI musim ini, sebab tidak ada artinya lagi karena tidak akan bisa masuk kompetisi musim depan, meski berprestasi cukup bagus," kata Dito seperti dikutip dari Antara.

Dito juga menjelaskan bahwa Persema sudah mengirimkan utusan untuk berbicara langsung dengan petinggi PT LPIS yang berkantor di Jakarta. Ia berharap PT LPIS menunjukkan keseriusannya memperjuangkan hak peserta IPL.

"Oleh karena itu kami ingin kejelasan dari PT LPIS selaku penyelenggara kompetisi IPL," ia mengakhiri.

Jika berpegang pada hasil KLB, maka Persema dipastikan tidak bisa tampil di liga kasta tertinggi PSSI musim depan. Pasalnya, Persema bersama Persibo Bojonegoro sudah dipecat karena menyeberang ke Liga Prima Indonesia (LPI) pada 2011. Keputusan yang diambil lewat rapat Komite Eksekutif ini ditetapkan secara resmi lewat Kongres PSSI di Bali pada Sabtu, 22 Januari 2011.

Sementara PSM Makassar, dengan pelanggaran yang sama, selamat karena hukumannya belum diresmikan di Kongres Bali. Hingga Kongres usai, PSM belum menjalani satupun laga di LPI sehingga keputusan hukuman belum diresmikan. PSM baru tampil di liga yang hanya berjalan setengah musim tersebut setelah Kongres Bali usai.

Alhasil, hukuman PSM baru sebatas rapat Komite Eksekutif dan kemudian diselamatkan lewat KLB Solo di bawah Komite Normalisasi pada Juni 2011.

Selain dua klub terhukum, ada sejumlah klub IPL lainnya yang tak bisa tampil di kasta tertinggi musim depan seperti Persija IPL, Arema IPL Persebaya 1927 dan PSMS IPL. Ketiganya mengalami dualisme klub dan CEO PT Liga Indonesia, Joko Driono, menegaskan bahwa keabsahan dimiliki Persija Jakarta dan Arema Indonesia dari ISL serta Persebaya Surabaya dan PSMS Medan dari Divisi Utama PT Liga Indonesia.

20 Mar, 2013


-
Source: http://bola.inilah.com/read/detail/1969443/nasib-tak-jelas-persema-ancam-tinggalkan-ipl
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
Related Articles


0 comments:

Post a Comment

 
Support : blogger.com | google.com | youtube.com
Copyright © 2013. Blogger Dalam Berita - All Rights Reserved
Template Created by google Published by google
Proudly powered by Blogger