Home » » Hari ini, Garut Kota Steril dari PKL

Hari ini, Garut Kota Steril dari PKL

Written By Unknown on Tuesday, 19 March 2013 | 16:11

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!

INILAH, Garut - Rabu (20/3/2013) hari ini, bakal ada pemandangan tak biasa di kawasan pusat kota Kabupaten Garut. Sekitar 1.500 PKL rencananya tak menggelar dagangannya.

Sekitar 1.500 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa mangkal di trotoar sejumlah ruas jalan di pusat kota Garut atau biasa di sebut kawasan Pengkolan rencananya tak berjualan di tempatnya biasa mangkal.

Hal ini akan dilakukan menyusul kesediaan para PKL menghentikan aktivitas dagang mereka pada hari ini, terhitung sejak pagi hingga sekitar pukul 14.00 WIB.

PKL, memang dilarang untuk berjualan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut, dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHKP) Kabupaten Garut.

Ironisnya, menghilangnya para PKL dari Pengkolan tersebut bukan karena kian derasnya protes dan penolakan masyarakat terhadap rencana Pemkab Garut melakukan revitalisasi Pengkolan dengan pemasangan paving block dan tenda-tenda PKL semipermanen.

Bukan juga karena kuatnya desakan agar Pemkab Garut tegas dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pelarangan Berjualan di Atas Trotoar maupun tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL).

Hal itu, rencananya akan dilakukan terkait akan adanya Tim Penilai Adipura Provinsi Jawa Barat berkunjung melakukan penilaian kebersihan dan ketertiban kawasan Pengkolan pada hari ini.

Seperti ditegaskan Ketua Lembaga Pedagang Kaki Lima Garut (LPKLG), Tatang. Dia mengaku menerima surat pemberitahuan akan adanya penilaian dari Tim Juri Adipura sejak sepekan lalu.

"Memang sudah biasalah. Setiap tahun, atau paling tidak, kalau ada Tim Penilai Adipura, kita disuruh libur dulu. Ya kami juga siap saja. Itu kan salah satu program pemerintah," kata Tatang, Selasa (19/3/2013).

Menurut Tatang, seperti biasanya, berhentinya aktivitas para PKL saat penilaian Adipura pun tidak seharian penuh, melainkan hanya beberapa jam, atau sekitar setengah hari.

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut Suherman didampingi Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, Permana menyebutkan pelarangan berdagang tersebut tidak hanya diberlakukan kepada para PKL yang biasa mangkal di ruas-ruas jalan kawasan Kecamatan Garut Kota, melainkan ruas jalan lainnya.

Seperti di sepanjang Jalan RSU, kawasan Pasar dan Terminal Guntur Ciawitali dan sekitarnya.

"Jadwal penilaian untuk daerah Garut sebenarnya dimulai pada Kamis (14/3/2013) lalu sampai Senin (18/3/2013) kemarin. Namun kemarin, kami menerima bocoran bahwa penilaian itu akan dilakukan pada Rabu (20/3/2013) besok (hari ini). Daerah yang dikunjungi tim biasanya kawasan Garut Kota, RSU, dan Ciawitali. Makanya,daerah itu disterilkan dari PKL," ungkap Permana.

Permana sendiri mengaku pesimistis Kabupaten Garut berhasil mendapatkan Piala Adipura tahun ini. "Tahu sendiri kondisinya sekarang," ujarnya.

Nada pesimistis juga dikemukakan sejumlah pedagang, dan warga lainnya. Namun begitu, mereka mengaku pasrah dengan adanya pelarangan berdagang di ruas-ruas jalan tertentu dari Pemkab Garut melalui Satpol PP dan DLHKP itu.

"Kondisi sekarang lain dengan dulu. Kami tak yakin Garut akan mendapatkan Adipura," kata Jujun, salah seorang pedagang di kawasan Jalan Mandalagiri. [den]

20 Mar, 2013


-
Source: http://www.inilahkoran.com/read/detail/1969418/hari-ini-garut-kota-steril-dari-pkl
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
Related Articles


0 comments:

Post a Comment

 
Support : blogger.com | google.com | youtube.com
Copyright © 2013. Blogger Dalam Berita - All Rights Reserved
Template Created by google Published by google
Proudly powered by Blogger