Home » » Kurikulum 2013 Memanusiakan Manusia

Kurikulum 2013 Memanusiakan Manusia

Written By Unknown on Tuesday, 12 March 2013 | 16:52

INILAH.COM, Sambas - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhammad Nuh, mengungkapkan kurikulum tahun 2013 merupakan hasil dari evaluasi kurikulum-kurikulum sebelumnya.

"Kita butuh kurikulum yang memanusiakan manusia. Ini yang paling menonjol dari Kurikulum 2013," ungkapnya ketika menyosialisasikan Kurikulum 2013 kepada ratusan guru di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyadari, banyak pihak yang belum menerima Kurikulum 2013. Namun, lanjutnya, hal itu menunjukkan bahwa banyak yang peduli dengan dunia pendidikan di Indonesia.

M. Nuh mengatakan, ada tiga hal utama yakni ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Mendikbud mengatakan, yang menonjol dari kurikulum 2013 ini diantaranya tentang sikap yang harus diperkuat. Ia mencontohkan, pendidikan agama di jenjang SD ditingkatkan dari tiga jam pelajaran menjadi empat jam. Selain itu, ada mata pelajaran tentang budi pekerti yang ingin dimasukkan di pelajaran Agama.

"Bangsa ini merindukan kesantunan budi pekerti dari para generasi muda," kata M. Nuh.

Ia mengatakan, pemerintah berupaya untuk meningkatkan dan membangkitkan kreatifitas anak melalui Kurikulum Tahun 2013. "Kreativitas dapat dibangun dan direkayasa. Dua pertiga dari kreativitas bisa dibangun dari dunia pendidikan," kata Muhammad Nuh. Sosialisasi tersebut juga diikuti oleh guru-guru yang bertugas di daerah perbatasan Sambas.

Kepala Dinas Pendidikan Kalbar, Drs. Alexius Akim, MM, sebelumnya mengatakan diperlukan dukungan pendanaan atau anggaran yang maksimal dari Pemerintah Pusat dalam pemberlakukan Kurikulum 2013.

Ia mengatakan, dunia pendidikan di provinsi itu siap atau tidak siap untuk menjalankan program dari Pemerintah Pusat tersebut. "Namun, untuk pemberlakukan kurikulum tahun 2013 hendaknya didukung pendanaan atau anggaran yang maksimal dari pemerintah pusat sehingga bisa berjalan sesuai keinginan," kata Akim.

Ia mengatakan, anggaran yang maksimal ini mutlak diberlakukan mengingat Kalbar merupakan daerah yang sangat luas untuk penjabaran kurikulum baru tersebut.

Akim mengungkapkan, pemberlakuan kurikulum 2013 ini dititikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) para guru, dan di Kalbar ini sebagian besar guru masih belum bersertifikasi.

"Dari 78 ribu guru yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Kalbar, baru sekitar 24 persennya yang bersertifikasi. Belum lagi Kalbar dihadapkan dengan akan pensiunnya 1000 guru-guru Inpres hingga tahun 2014 ini," katanya. [mes]

13 Mar, 2013


-
Source: http://sindikasi.inilah.com/read/detail/1967025/kurikulum-2013-memanusiakan-manusia
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
Related Articles


0 comments:

Post a Comment

 
Support : blogger.com | google.com | youtube.com
Copyright © 2013. Blogger Dalam Berita - All Rights Reserved
Template Created by google Published by google
Proudly powered by Blogger