Home » » Daging Yang Berakhir di Tong Sampah

Daging Yang Berakhir di Tong Sampah

Written By Unknown on Friday, 15 March 2013 | 16:02

REP | 16 March 2013 | 05:49 Dibaca: 10   Komentar: 0   Nihil

Saatnya membuat steak sapi. Suami membeli beberapa daging steaknya dari toko mirip Hypermart di Indonesia yang disini disebut Walmart. Saya cek dagingnya. Wah kegedean menurut saya. Harganya saya lihat hampir 20 dolar per potong. Saya kurang setuju, lalu saya minta suami mengembalikan daging-daging itu karena menurut saya kegedean dan kemahalan. Saya kan lagi berhemat uang belanja, tidak mau buang-buang duit.

Kami lalu kembali ke Walmart bareng sekalian mau beli sesuatu yang lain, lagipula suami takut salah lagi kalau pergi sendirian kesana. Biar saya pilih sendiri katanya. Oke, kami pun ke kounter pengembalian alias retur barang. Si petugas memeriksa daging-daging itu sekalian struk belanjanya. Dia memprosesnya dan mengembalikan uang kami. Sebelum pergi kami melihat dia memperlakukan daging-daging yang kami kembalikan itu.

Kami terbelalak ketika petugas tidak menyimpan daging-daging itu dalam keranjang biasanya tapi dia setengah melemparkannya ke tempat sampah khusus disampingnya.

"Mbak kenapa dibuang?"  tanya suami saya sebelum meninggalkan konter itu.

"Demi keamanan, begitulah kami memperlakukan daging-daging yang diretur.  Sekalipun tidak ada tanda-tanda daging itu diapa-apakan oleh konsumen tapi kami tidak tahu, jadi kami tidak mengambil resiko" jawabnya tersenyum.

Aduh saya dan suami merasa bersalah. Andai kami tahu kalau daging-daging itu akan dibuang, kami lebih baik tidak mereturnya.

Siapa yang menilai tulisan ini?

M. Rasyid Nur 16 Mar, 2013


-
Source: http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/03/16/daging-yang-berakhir-di-tong-sampah-541153.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
Related Articles


0 comments:

Post a Comment

 
Support : blogger.com | google.com | youtube.com
Copyright © 2013. Blogger Dalam Berita - All Rights Reserved
Template Created by google Published by google
Proudly powered by Blogger