Home » » Ujian PKn Terancam Diulang

Ujian PKn Terancam Diulang

Written By Unknown on Monday, 18 March 2013 | 16:02

INILAH.COM, Padang - Pelaksanaan ujian akhir sekolah (UAS) tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Kota Padang ternoda. Ujian mata pelajaran PKn terancam diulang, karena pada sejumlah soal ditemukan tanda jawaban.

Sebanyak 9.204 siswa SMA terancam mengulang kembali ujian mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Pasalnya, hari keempat pelaksanaan UAS SMA, Senin (18/3/2013) diwarnai dengan ditemukannya sejumlah soal yang sudah memiliki tanda atau sinyal jawaban.

Sebanyak 26 soal dari 50 soal, ditemukan beberapa pilihan jawaban yang ditandai dengan menghitamkan atau lebih menebalkan cetakan huruf pilihan tersebut.

Beberapa guru pun menyatakan, pilihan yang sudah ditemukan atau yang dicetak lebih tebal tersebut merupakan jawaban yang benar.

Seperti disebutkan Kepala SMA Pertiwi 1 Padang Muspardi. Dia menemukan ada soal yang

dihitamkan pilihannya dan jawabannya pun benar. Muspardi tidak melakukan tindakan apa-apa dan berharap siswa tidak terjebak.

Setelah ujian berlangsung sekitar satu jam, terlihat ada siswa yang tidur-tiduran, karena mereka sudah menyelesaikan ujian. Lusi, seorang siswi yang ditemui seusai ujian mengatakan, ujian ini tidak terlalu sulit dibanding ujian lainnya.

Sementara, Dinda siswi SMAN 3 Padang menyatakan, meskipun seisi kelas mengetahui ada pilihan jawaban yang lebih dihitamkan atau cetaknya lebih tebal, tidak ada yang melapor ke pengawas. Dia juga sempat ragu dengan pilihan jawaban tersebut.

Kepala SMA Negeri 2 Padang Habibul Fuadi juga menemukan hal yang sama pada lembaran soal ujian kemarin. Namun pihak sekolah tetap mendiamkan hal ini ketika ujian berlangsung. Murid pun tidak kelihatan resah, katanya. Hal yang sama juga ditemukan di SMAN 6 Padang.

Kepala SMAN 6 Padang menyarankan, sebaiknya ujian PKn ini diulang kembali. Dia menganggap, ini merupakan kealfaan yang dilakukan oleh tim penyelenggara. Bukanlah suatu tindak kesengajaan untuk meningkatkan hasil UAS siswa.

Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Padang Indriyedi Bakri menyatakan, untuk pembuatan soal dan penyelenggaraan dilaksanakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Padang. Dinas Pendidikan sendiri, menurutnya, hanya mengakomodir pelaksanaan mata pelajaran yang di-UN-kan.

"Kita akan menyelidiki permasalahan ini. Pihak yang bersangkutan akan diminta pertanggungjawabannya. Berkemungkinan akan diadakan ujian ulang untuk mata pelajaran ini," katanya, Senin (18/3/2013).

Indriyedi juga meyatakan, berdasarkan laporan yang masuk ke dinas pendidikan, hanya satu pengawas yang melapor. Sementara, kenapa terjadinya hal seperti ini, menurutnya, merupakan kealfaan editor.

Sebab, sebelum soal dicetak, dihitamkan terlebih dahulu jawaban yang benar dan kemudian dicetak. Namun sayangnya, editor tidak memeriksa kembali.

Lebih lanjut, dia mengatakan untuk pelaksanaan UAS sendiri berdasarkan aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dilaksanakan secara otonomi oleh masing-masing sekolah.

Namun tidak ada larangan untuk dilakukan secara berkelompok. Untuk penilaian pun, dilakukan oleh masing-masing sekolah, tidak oleh tim penyelenggara.

UAS sendiri merupakan salah satu penentu kelulusan siswa. Untuk bisa lulus, siswa harus memiliki nilai rata-rata untuk nilai akhir minimal 5,5.

Pengertian nilai akhir sendiri, merupakan kombinasi dari nilai sekolah dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dengan bobot 40 persen dan nilai UN dengan bobot 60 persen. Sementara nilai sekolah diperoleh dari gabungan 40 persen nilai rapor dan 60 persen nilai ujian sekolah.

Indriyedi mengatakan, jika cara ini digunakan sekolah sebagai cara untuk meningkatkan nilai UAS siswa merupakan cara yang tidak dibenarkan. Untuk meningkatkan nilai UAS sendiri, sekolah masih mempunyai kesempatan melakukan remedial. [gus]

19 Mar, 2013


-
Source: http://sindikasi.inilah.com/read/detail/1969014/ujian-pkn-terancam-diulang
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
Related Articles


0 comments:

Post a Comment

 
Support : blogger.com | google.com | youtube.com
Copyright © 2013. Blogger Dalam Berita - All Rights Reserved
Template Created by google Published by google
Proudly powered by Blogger