Home » » Jokowi Tolak Ical dan Soekarno Muda Diusung Parpol Islam

Jokowi Tolak Ical dan Soekarno Muda Diusung Parpol Islam

Written By Unknown on Monday, 18 March 2013 | 17:30

Joko Widodo menempati urutan pertama sebagai calon presiden nomor 1 di Indonesia. Untuk itu Golkar berniat memasangkan Jokowi dengan Aburizal Bakrie sebagai pasangan calon wakil presiden untuk Pemilu Presiden 2014. Alasan Golkar masuk akal mengingat elektabilitas ARB memang selalu berkisar 10%-an. Angka yang riskan jauh di bawah calon lain. Golkar pun diyakini pasti mampu mengusung calon dengan parpol gurem mana saja berbasis Islam - hal yang sama yang akan dilakukan PDIP.

Sementara untuk maju sebagai calon presiden diperlukan partai pengusung. Jokowi tak akan bisa maju sebagai calon presiden karena Megawati sudah menghalangi di depan pintu kandang PDIP. Nah, Golkar berpikir untuk menarik Jokowi. Namun yang mengejutkan Jokowi menolak dipasangkan dengan Ical. Jawabannya pun pendek: Ogah! Apa alasannya?

Alasan pertama tentang rekam jejak Ical sendiri kemungkinannya. Kemungkinan kedua tentang respek Jokowi terhadap PDIP dan Gerindra yang telah membesarkannya. Alasan ketiga memang Jokowi akan menuntaskan tanggung jawabnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Ide dan tentang keinginan Golkar mengusung Jokowi - meski melalui pengenalan lewat survey - menunjukkan krisis calon presiden berkualitas - baik dari parpol sekuler maupun Islam, menunjukkan Publik semua tahu calon parpol sekuler Mahfud MD, Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Wiranto, Ical, Dahlan Iskan, Megawati, Suryo Paloh - yang tengah digembosi Hanura dan Hary Tanoesoedibjo, semuanya dikenal oleh masyarakat. Yang mencengangkan adalah justru parpol Islam tak memiliki calon yang pantas dan laku dijual ke publik. Kenapa?

Semua parpol Islam - yang berbasis atau dipersepsikan publik atau mengaku Islam - tidak satu pun memilki calon yang berkualitas dan laku dijual ke publik. PAN mencalonkan Hatta Rajasa hasil surveinya tak beranjak dari angka 2.1 %. PKB mencalonkan Rhoma Irama hasil polling menunjukkan angka lumayan 8 %. PPP mencalonkan Suryadharma Ali rekor pencapaian jajak pendapat tak lebih dari 0,3 %. PKS mencalonkan HNW dengan hasil kepopuleran 6 %. Angka-angka dari berbagai jajak pendapat menunjukkan parpol Islam tak mampu menarik dan menonjolkan calon presiden yang berkualitas. Apakah penyebabnya?

Pertama, Parpol Islam adalah parpol idealisme agama yang berdasarkan moralitas agama sebagai landasan kepura-puraan dalam menjalani kehidupan politik. Langkah pilih-memilih calon selalu dihubungkan dengan tingkah laku sempurna para calon presiden yang akan diusung - sementara para elite parpol Islam sama tingkah polah buruknya dengan parpol sekuler dan nasionalis. Nah, calon presiden yang memenuhi criteria parpol Islam adalah calon internal partai saja - yang jelas tidak popular. Siapa yang akan memilih misalnya Suryadharma Ali sebagai presiden, misalnya?

Kedua, Parpol Islam tak mampu menawarkan apapun untuk mengerek elektabilitasnya karena partainya kecil dan kekurangan dana. Zaman sekarang tak akan berlaku menjadi presiden berdasarkan doa, istoghosah, tirakat di dalam gua, atau bahkan minta bantuan dan petunjuk dukun. Capres idaman seperti Jokowi, Mahfud MD, Jusuf Kalla.

Nah, di tengah kemiskinan calon presiden yang dialami oleh Parpol Islam, lahirlah Soekarno Muda, Bung Yusril Ihza Mahendra. Dengan mengusung capres berintegritas seperti Bung Yusril - daripada mengusung capres belepotan masalah seperti Hidayat Nur Wahid yang tak laku, atau Anis Matta yang disebut terlibat kasus korupsi - maka partai Islam akan memiliki kemungkinan memenangkan pertarungan menjadikan parpol Islam sebagai pemenang Pilpres 2014. Selamat datang Bung Soekarno Muda: Yuzril Ihza Mahendra.

Salam bahagia ala saya.

Zakyzahra Tuga 19 Mar, 2013


-
Source: http://politik.kompasiana.com/2013/03/19/jokowi-tolak-ical-dan-soekarno-muda-diusung-parpol-islam-543557.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
Related Articles


0 comments:

Post a Comment

 
Support : blogger.com | google.com | youtube.com
Copyright © 2013. Blogger Dalam Berita - All Rights Reserved
Template Created by google Published by google
Proudly powered by Blogger